Tren desain atap bangunan memang selalu berubah seiring dengan perkembangan zaman. Di Indonesia sendiri, tren desain atap bangunan juga tidak ketinggalan. Berbagai gaya dan konsep desain atap bangunan yang sedang populer saat ini menjadi sorotan banyak orang.
Menurut arsitek ternama, Budi Santoso, “Tren desain atap bangunan saat ini banyak dipengaruhi oleh gaya minimalis dan modern. Banyak pemilik rumah yang menginginkan atap bangunan yang simpel namun tetap elegan.” Hal ini dapat dilihat dari banyaknya rumah-rumah baru yang mengusung desain atap datar atau atap miring dengan garis yang bersih dan tajam.
Salah satu trend desain atap bangunan yang sedang populer di Indonesia adalah penggunaan material atap yang ramah lingkungan, seperti genteng keramik atau genteng beton. Menurut survei yang dilakukan oleh Asosiasi Produsen Genteng Indonesia, permintaan akan genteng keramik dan genteng beton terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, tren desain atap bangunan juga mulai beralih ke arah penggunaan atap hijau atau green roof. Atap hijau tidak hanya memberikan kesan estetika yang menarik, namun juga memiliki manfaat lingkungan yang besar, seperti menyaring polusi udara, mengurangi panas, dan menyerap air hujan.
Menurut Andi Pratama, seorang landscaper yang juga ahli dalam desain atap hijau, “Atap hijau semakin diminati karena kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan semakin tinggi. Selain itu, atap hijau juga memberikan nuansa alami yang menyegarkan di tengah perkotaan yang padat.”
Dengan berkembangnya teknologi dan kesadaran akan pentingnya lingkungan, tidak mengherankan jika tren desain atap bangunan terus berubah dan berkembang. Penting bagi kita untuk terus mengikuti perkembangan tren ini agar bangunan yang kita miliki tidak ketinggalan zaman dan tetap ramah lingkungan.